Senin, 14 Maret 2016

Benefit MSDM

http://nurlailafadjarwati.blogspot.co.id/2011/01/benefit.html
BENEFIT

1. Definisi Manfaat
Menurut Mondy & Noe(2005) benefits atau manfaat adalah semua manfaat finansial yang biasanya didapatkan oleh karywan secara tidak langsung. Beberapa program yang termasuk dalam Benefits yaitu asuransi, program kesehatan, keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan umum.

2. Manfaat Yang Diwajibkan / Mandatory Benefits
Manfaat wajib adalah manfaat yang diwajibkan dalam perundang-undangan. Menurut Mody & Noe(2005)  yang termasuk dalam Mandated Benefits adalah Jaminan Sosial , Kompensasi Pekerja, Kompensasi Pengaguran , dan Family and Medical Leave Act.
a. Jaminan Sosial / Social Security
Program asuransi sosial yang menyediakan perlindungan sosial atau perlindungan terhadap kondisi yang diakui sebagai kondisi sosial seperti kemiskinan, jaminan di hari tua, cacat fisik, pengangguran dan yang lainnya. Bentuk dari perlindungan ini dapat berupa asuransi. Jenis perlindungan yang paling baru saat ini adalahMedicareyaitu program kesehatan yang menyediakan asuransi kesehatan bagi karyawan yang biasanya diselenggarakan oleh pemerintah.

b. Kompensasi penganguran / Unemployment Compensation
Asuransi pekerjaan menyediakan pembayaran bagi karyawan yang kehilangan pekerjaan bukan karena kesalahan yang ia lakukan. Di negara-negara maju, pekerja umumnya memiliki benefit ini.

c. Kompensasi Pekerja / Workers’ Compensation
Kompensasi pekerja  menyediakan tingkatan perlindungan finansial bagi karyawan yang mengeluarkan biaya kerena kecelakaan atau penyakit yang terjadi yang berhubungan dengan pekerjaan.


d.  Family and Medical Leave Act
Family and Medical Leave Act digunakan oleh perusahaan swasta yang memiliki 50 atau lebih karyawan dan seluruh pegawai negeri berapapun jumlahnya. FMLA memberikan cuti hamil sampai dengan 12 minggu , yang juga diberikan kepada pekerja untuk merawat pasangannya atau anggota keluarganya yang menderita ganguan kesehatan serius.

3. Manfaat Sukarela /  Voluntary Benefits
Manfaat sukarela meupakan manfaat yang biasanya akibat dari keputusan sepihak manajemen di beberapa perusahaan dan dari negosiasi manajemen dengan serikat pekerja. Menurut Mondy & Noe(2005) yang merupakan voluntary benefits, diantaranya :
a.       Pembayaran untuk waktu tidak bekerja / payment for time not worked
b.      Perawatan kesehatan / health care
c.       Asuransi jiwa / insurance life
d.      Rencana pensiun / retirement plans
e.       Employee stock option plans (ESOP)
f.       Supplemental unemployment benefits (SUB)
g.      Layanan karyawan Employee  service
h.      Pembayaran premi / premium pay
i.        Benefit bagi karyawan paruh-waktu benefits for part-time employees

4. UU Jaminan Kesehatan
Menurut Mondy dan Noe sejarah dari undang-undang di Amerika tentang pemberian kompensai yaitu :
a.      Consolidated Omnibus Budget Reconciliation Act of 1985 (COBRA)
b.      Health Insurance Portability and Accountability Act of 1996 (HIPAA)
c.       Employee Retirement Income Security Act of 1974 (ERISA)
d.      Older Workers Benefit Protection Act (OWBPA)

Sedangkan di Indonesia, pengaturan tentang Jaminan Kesehatan Karyawan diatur dalam UU Republik Indonesia Tentang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003

5. Kompensasi Non-finansial
Kompensasi non-finansial adalah balas jasa yang diberikan perusahaan kepada karyawan bukan berbentuk uang, tapi berwujud fasilitas Termasuk imbalan bukan uang misalnya rasa aman, atau lingkungan kerja. Komponen kompensasi non-finansial terdiri dari pekerjaan, dan lingkungan pekerjaan secara keseluruhan. Pengaturan ini membuat tempat kerja lebih fleksibel sehingga lebih diinginkan kehidupan kerja karyawan. yang nyaman, pengembangan diri, fleksibilitas karier, peluang kenaikan penghasilan, simbol status, pujian dan pengakuan (Mondy & Noe;2005)

6. Pekerjaan sebagai faktor Kompensasi Total
Pekerjaan sebagai faktor kompensasi total, secara keseluruhan menjelaskan bahwa pekerjaan dapat menjadi faktor kompensasi tersendiri untuk memacu motivasi pekerja agar dapat bekerja secara optimal. Yang termasuk dalam pekerjaan sebagai faktor kompensasi total adalah: Karakteristik Pekerjaan, Ragam Ketrampilan, Identitas Tugas, Makna Tugas, Otonomi, Umpan Balik, dan Cyberwork.
7. Lingkungan Pekerjaan sebagai Faktor Kompensasi Total
Menurut Mondy & Noe(2005) lingkungan pekerjaan sebagai faktor kompensasi secara keseluruhan menjelaskan bahwa lingkungan pekerjaan dapat menjadi faktor kompensasi tersendiri dimana pekerja mendapatkan kepuasan
Lingkungan kerja dalam suatu perusahaan, terutama lingkungan kerja fisiknya, sangat penting untuk diperhatikan manajemen. Meskipun lingkungan kerja tidak terlibat proses  produksi dalam suatu perusahaan, namun lingkungan kerja mempunyai pengaruh langsung terhadap para karyawan yang melaksanakan proses produksi tersebut. 
Menurut Mondy & Noe(2005) yang termasuk dalam lingkungan Pekerjaan Sebagai Faktor Kompensasi adalahSound Policies, Pegawai Kompeten, Congenial Co-Workers, Appropriate Status Symbols, Working Condition.
  1. Sound Policies
Sound Policies adalah kompensasi dimana perusahaan memberi kebebasan berpendapat kepada pekerja, tanpa rasa takut, keraguan, atau kurang percaya diri, maka manfaatnya akan dapat dirasakan oleh kedua belah pihak, baik pekerja maupun perusahaan.

b.      Pegawai Kompeten/Competent Employees
Organisasi yang sukses selalu menekankan pengembangan pekerja yang berkelanjutan dan bukan hanya mempekerjakan manager yang kompeten.

c.       Congenial Co-Workers
Hubungan yang baik dengan rekan kerja akan memberikan kompensasi tersendiri bagi pekerja. Oleh karena itu, sangat penting bagi organisasi untuk memelihara dan mengembangkan hubungan yang baik antara pekerja,  agar mereka dapat berbagi pendapat dan mencapai tujuan dengan harmonis, sehingga kerja tim dapat terlaksana dengan lebih efektif.

  1. Appropriate Status Symbols
Appropriate Status Symbols adalah rewards yang diberikan organisasi dimana pekerja diperbolehkan mengatur sendiri bantuk kantornya, seperti luas kantor dan lokasi, ukuran meja dan kualitasnya, sekretaris pribadi, penutup lantai., dan lain-lain

e.       Kondisi Pekerjaan/Working Condition
Kompensasi yang dapat diberikan organisasi dengan menyediakan tempat kerja yang nyaman. Pekerja akan merasa puas karena kondisi dimana mereka bekerja terasa nyaman.

8. Faktor-faktor dalam Fleksibilitas Tempat Kerja
Untuk pekerja yang sulit menyeimbangkan waktu antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, kadang baginya waktu akan sama pentingnya dengan uang. Hal inilah yang menyebabkan banyak pegawai yang mengajukanbenefit yang flexible, seperti telekomunikasi dari rumah, flextime, dan pemadatan jam kerja.
Bagi perusahaan, workplace flexibility dapat menjadi kunci strategis untuk menarik dan menahan pekerja yang paling bertalenta, karena menurut penelitian terdapat kolerasi yang kuat diantara keduanya. Beberapa kemudahan yang ditawarkan dalam pekerjaan menurut Mondy & Noe (2005), adalah:
a.      Flextime
Yaitu pratek yang mengijinkan pekerja untuk memilih sendiri jam kerjanya, dalam beberapa batasan. Dalam system Flextime, pekerja bekerja dalam jumlah kerja yang sama perharinya dengan jumlah jam kerja mereka pada jadwal normal. Tetapi, mereka tetap bekerja pada jam yang disebut dengan bandwidth, yang mana adalahpanjang jam kerja seharinya
Core time adalah bagian dari hari kerja yang mana semua pekerja harus hadir.

b.      Compressed Workweek
Yaitu susunan jam kerja yang mengijinkan pekerja untuk memenuhi kewajiban bekerja mereka dalam hari yang lebih sedikit dari pada lima hari kerja yang biasa.

c.       Job Sharing
Yaitu pendekatan pekerjaan yang menarik bagi orang yang ingin bekerja lebih sedikit dari 40 jam perminggu. Dalam Job Sharingdua orang yang berbeda dengan waktu kerja yang berbeda membagi satu pekerjaan dalam cara yang telah disepakati dan dibayar sesuai dengan kontribusi mereka.

d.      Flexible Compensation (Cafetaria Compensation)
Yaitu mengijinkan pekerja untuk memilih dari beberapa alternatifbenefit yang ada. Karyawan biasanya ditawari benefit dasar dan benefit pilihan. Benefit dasar misalnya tunjangan kesehatan seadanya, asuransi jiwa setara gaji satu tahun, dan waktu libur berdasarkan lama pelayanan. Nantinya, karyawan bisa menggunakan kredit fleksibelnya, misalnya untuk tunjangan kesehatan lengkap termasuk mata dan gigi atau hari libur yang lebih panjang.

  1. Telecommuting
Yaitu susunan pekerjaan yang mengatur karyawan agar dapat bekerja dari luar kantor, dan melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan computer atau alat elektronik lain sebagai penghubung mereka dengan kantor. Kesadaran akan perlunya life balance, ditambah kombinasi komponen waktu, biaya, belum lagi kemacetan bagi para pekerja di kota besar membuat model bekerja ini menjadi tren.

f.        Part-Time Work
Yaitu mengijinkan pekerja untuk bekerja paruh waktu dari waktu biasa. Mereka dibayar sesuai dengan jam kerja mereka.

g.      Perubahan Pensiun/Modified Retirement
Modified Retirement adalah pilihan yang mengijinkan pekerja yang lebih tua untuk bekerja lebih sedikit dari pada jam biasa untuk beberapa waktu menjelang pensiun.

9. Isu-isu Kompensasi ;lainnya
      Menurut Mondy & Noe(2005) beberapa isu yang berkaitan dengan kompensasi yang layak disebutkan dalam masalah ini meliputi uang pesangon, kesetaraan nilai / comparable worth, pembayaran kerahasiaan / Pay secrecy, dan  penekanan pembayaran / pay compression.

Minggu, 22 Maret 2015

Suckseed - Film Thailand

SuckSeed


SuckSeed (SuckSeed ห่วยขั้นเทพ SuckSeed: Huay Khan Thep) adalah film komedi Thai tahun 2011. Disutradarai oleh Chayanop Boonprakob,[2] film ini dibintangi aktor remaja Jirayu LaongmaneePachara Chirathivat, Thawat Pornrattanaprasert, dan Nattasha Nauljam.[3] Film ini mengikuti kejenakaan dari tiga siswa sekolah menengah yang membentuk grup musik rock untuk mengesankan si gadis.[3] Meskipun ada upaya dari mereka, band yang mereka mainkan buruk dan anggota secara teratur berakhir sebagai pecundang.[3]
Berdasarkan bagian proyek film pendek dari tesis Chayanop tentang sekelompok anggota muda yang berkinerja buruk tetapi bersikeras mencoba,[3] film ini memiliki tema mimpi remaja, persahabatan, percintaan, dan ekspresi mereka melalui musik, dan termasuk potongan lagu-lagu rock populer diselingi dalam narasi serta cameo oleh beberapa musisi terkenal.
SuckSeed Thai poster film.jpg
Poster teatrikal


Salah satu film Thailand yang meramaikan layar Indosiar ini adalah Suck Seed. Film komedi romantis yang beredar pada awal tahun 2011 ini sangat populer di Thailand, bahkan popularitasnya menjangkau negara-negara tetangganya, salah satu Indonesia. 
Kisah film yang dibintangi Jirayu La-ongmanee, Patchara Jirathiwat dan Thawat Pornrattanaprasert ini mengisahkan tentang Ped (Jirayu). Ia bersahabat dengan Koong (Patchara) sejak masih kecil. Koong punya saudara kembar, Kay yang sangat populer di kalangan gadis-gadis SMA mereka lantaran mahir bermain gitar.



Koong tidak mau kalah sehingga mengajak Ped untuk membentuk sebuah band rock. Teman mereka yang bernama Ex (Thawat) pun diajak. Sebenarnya tujuan pembentukan band tersebut agar mereka bisa menarik perhatian para gadis sekolah. Namun sayangnya penampilan mereka hancur dan musik yang diusung band itu dirasakan aneh bagi para murid sekolah.

Beruntung keadaan mereka berubah dengan munculnya seorang gadis murid pindahan dari sekolah lain yang bernama Ern (Nattasha Nauljam). Gadis cantik itu sangat mahir memainkan senar gitar. Ternyata Ern tidak lain adalah teman masa kecil Ped di SD yang dulu diam-diam disukai Ped. Ern bersedia bergabung ke band mereka yang dinamakan Suck Seed  itu.

Kehadiran Ern ini membawa warna baru ke dalam musik mereka agar bisa lebih diterima para murid SMA mereka. Namun Ern juga membawa dinamika hubungan antara Ped, Koong dan Ern sendiri. Ped ingin menyatakan rasa sukanya yang dulu belum sempat diutarakan kepada Ern, namun masalahnya Koong juga menyukai Ern. Hal itu membuat Ped bimbang. 


Sumber : 

Crazy Little Thing Called Love

First Love (A Little Thing Called Love) (Thai: สิ่งเล็กเล็ก ที่เรียกว่า..รัก) (Sing leklek Tee reak wa... Rak), atau lebih dikenal sebagaiCrazy Little Thing Called Love,adalah film komedi romantis Thailand. Film ini dirilis pada tanggal 12 Agustus 2010 di Thailand. Film ini dibintangi oleh Mario Maurer dan Pimchanok Luevisadpaibul.

Sinopsis

nam (tengah)

Khun Nam Pimchanok Luevisadpaibul pada tahun pertamanya di M.1 (1 SMP) jatuh cinta pada seniornya di M.4 (1 SMA), Khun Shone Mario Maurer. Dengan segala cara Nam melakukan sesuatu agar bisa melihat, berbicara dengan Shone. Shone adalah pecinta hewan dan orang yang sangat peduli. Ayah Nam adalah asisten koki di New York, Paman Nam (Chang) datang ke rumah Nam untuk memberikan kabar, jika Nam atau adik Nam (Pang) mendapat Peringkat 1, dia akan pergi ke Amerika, Nam sangat serius untuk bisa pergi ke Amerika karena dia sadar dia tidak mampu untuk mencapai peringkat 1. 

p'shone<3
Teman akrab Nam (Cheer, Gei, dan Nim) membantu Nam untuk bisa mendapatkan Shone, dengan cara memakai buku "9 Resep Cinta" dan "Cara Senior Menyukaimu". Nam berkata, buku itu tidak masuk akal dan memilih untuk belajar, tetapi diam-diam Nam melakukan apa yang dikatakan buku itu.
Saat siang yang terik, Nam, Cheer, Gei, dan Nim sedang mengantri untuk membeli segelas minuman, dan tiba-tiba dua orang pemain basket (Maew dan Ping) langsung datang dan menyelak dengan cara mendorong sehingga Nam, Cheer, Gei, dan Nim terjatuh, Shone melihat mereka dan langsung membeli empat gelas minuman untuk Nam, Cheer, Gei, dan Nim. Saat Shone sedang di gelanggang, tiba-tiba dua pemain basket tadi langsung memukul Shone. Kabar tersebut diketahui Nam setelah Gei dan Nim memberi tahunya. Mereka berempat langsung kembali ke gelanggang, dan menyadari Shone, Maew, dan Ping sudah pergi, dan Nam mengambil kancing yang terjatuh (Nam mengira kancing tersebut adalah milik Shone)
Setiap Nam ingin mendekati Shone, selalu ada seorang wanita (Faye) yang menyelanya, seperti pada saat Nam memberinya es krim tetapi mencair, Faye memberikan kue mangga pada Shone, dan saat Nam ingin pulang bersama Shone, Faye berpura-pura kakinya terkilir agar pulang bersama Shone.
nam as snow white
Cheer. Gei, dan Nim bersusah payah untuk membuat Nam menjadi cantik untuk mengikuti kegiatan drama putri salju di sekolah, Nam terpilih menjadi peran utama dalam drama tersebut, seorang kakak kelas (Pin) terpilih untuk bagian merias, dia merias Nam menjadi cantik, dan Shone mengatakan Nam terlihat sama saja. Saat latihan, murid yang menjadi peran sebagai Pangeran belum datang dan Guru In memilih Shone untuk menggantinya, saat Shone ingin mencium Nam, Nam langsung berpikir bahwa itu bukanlah Shone lalu dia menepis dan jatuh dari tempat tidur, Shone langsung membantunya. Di belakang panggung Nam menemukan sebuah apel yang sudah sedikit digigit yang ia kira digigit oleh Koy.

nam as mayoret
Nam terpilih menjadi mayor drum band, karena kecantikannya, teman akrab Shone, Top, pria terpopuler di sekolah menyukai Nam, Nam berlatih sekuat tenaga dan saat tiba dimana dia menjadi mayor, dia mencari Shone.




pengakuan nam<3

Saat Valentine tiba, Nam mendapatkan banyak hadiah dari banyak lelaki, tapi dia tidak menyukainya, karena dia menunggu hadiah dari Shone, lalu akhirnya Shone memberi bunga mawar putih yang ternyata Shone mengatakan bunga itu merupakan pemberian dari temannya. Dan saat sampai di rumah, Nam menemukan surat yang mengharuskan Nam pergi ke lantai 3 pada jam 4 sore, Nam mengikuti perintah itu, dan Shone menaiki tangga, menyusul Nam, Nam mengira surat itu pemberian dari Shone, yang ternyata surat itu dari Top, Top menyatakan cintanya pada Nam, dan menawarkannya menjadi pacar Top (didepan Shone) lalu Nam bertanya kepada Shone tentang apa yang dilakukannya, Shone hanya berkata bahwa dia hanya ingin bertanya, apa yang dilakukan Nam di atas dan pergi.

Saat Cheer ulangtahun, Teman-teman Top berkumpul (Nam juga ikut) Nam pergi ke jembatan untuk mencari Shone, Shone menceritakan dia pernah memegang tangan wanita yang jatuh dari panggung (Nam) lalu tiba-tiba Top datang, mereka bertiga kembali dan tiba-tiba kaki Nam terkilir, Top dan Shone membantunya, Top menggendong Nam. Setelah sampai di rumah, Nam langsung pergi ke rumah Cheer untuk merayakan ulangtahunnya, namun Cheer dan teman-temannya sedang tidak ada di rumah. Cheer, Gei, dan Nim merasa Nam lebih sombong karena Nam sudah bisa mendekati Shone.
Ake (kakak kelas Nam, teman Shone, Top, dll) ulangtahun, Nam diajak oleh Top untuk menghadiri pesta tersebut, Top dan Shone bercerita masa lalunya, saat kelas 5 mereka mencintai gadis yang sama, namun karena itu persahabatannya mulai rapuh dan akhirnya mereka sepakat untuk tidak mencintai perempuan yang sama, Nam terkejut. Saat Top dan Shone berdansa, Top mengajak Nam untuk ikut, dan Top mencium Nam. Nam pulang bersama Top dan Nam mengatakan agar Top tidak pernah menjemputnya lagi dan Nam hanya mencintai 1 orang. Top menemui Shone, dan berkata pada Shone untuk jangan pernah pacaran dengan Nam, karena dia tidak mau sahabat karibnya pacaran dengan perempuan yang dia cintai.
Ayah Shone mengatakan Shone akan dipindahkan ke Bangkok dalam waktu dekat. Nam kembali bersama teman-temannya dan mengabarkan bahwa Nam mendapatkan peringkat 1, yang artinya Nam akan pergi ke Amerika.
Kelulusan sudah tiba, Nam menyatakan cintanya pada Shone di dekat kolam renang, Shone menerima bunga yang dikaitkan kancing oleh Nam, lalu Nam menyadari bahwa Shone sudah memiliki kekasih yakni Pin, Nam berbohong, mengatakan mereka berdua serasi dan saking gugupnya, Nam tercebur ke dalam kolam, lalu pergi meninggalkan Shone, dan Nam bertemu Pin lalu memeluknya.
Saat pulang, Shone bertemu manager Bangkok Glass di rumahnya dan menemukan kotak es krim yang masih tersimpan yang diberikan oleh Nam, Shone teringat pada Nam lalu membuka album khusus foto yang berisi foto-foto Nam, yang ternyata hal yang dipikirkan Nam sangat berbeda dengan aslinya, seperti, Shone mengatakan saat drama, Nam terlihat sama saja yang berarti "sama saja, selalu cantik" dan Shone sangat senang sekali ketika memegang tangan Nam, lalu sebuah apel yang digigitnya sedikit (ternyata bukan Koy yang mengigit) dan bunga yang Shone tanam sendiri dari mulai masih biji menjadi bunga yang lebat, dan akhirnya dia mengatakan bunga tersebut merupakan dari temannya, karena dia merasa gugup, lalu saat Top menyatakan cintanya pada Nam, Shone pergi menuruni tangga dan putus asa, saat Nam menjadi mayoret, Shone rela berlari-lari untuk mengambil gambar Nam, lalu saat kaki Nam terkilir, Shone sangat ingin menggendong Nam, dan saat Top mencium Nam, Shone patah hati. Dan menaruh album foto tersebut didepan rumah Nam, karena keesokan hari Shone harus pergi ke Bangkok.
9 tahun kemudian, Nam menjadi designer terkenal di New York dan ia diundang oleh salah satu talk show, dalam talk show tersebut, Nam dipertemukan kembali oleh Shone yang telah berhasil dalam Bangkok Glass dan menjadi fotografer, Shone berkata bahwa kancing yang diberikan oleh Nam bukan miliknya, melainkan milik Ping, dan Nam bertanya apakah Shone sudah menikah, Shone menjawab dia sedang menunggu seseorang yang yang datang dari USA (Nam)

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/First_Love_%28A_Little_Thing_Called_Love%29

Timeline - Film Thailand

Wanna share - salah satu film favorit saya yang memiliki pelajaran salah satu seni kehidupan dan kaya akan pesan hidup.


“Mengapa engkau menyuruhku memasak, masakanmu ‘kan lebih enak?”
“Andaikan aku tiada, engkau bisa mengurus dirimu sendiri.”
14200177951970827791
June dan Tan
Sebuah film yang bagus akan memaksa pemirsanya ikut melibatkan emosinya, sebagaimana yang para pemerannya rasakan ketika beradegan. Namun, tidak semua film bagus mampu menyampaikan nilai-nilai kehidupan kepada pemirsanya. Ada banyak film yang memberikan kesan, tetapi hanya sedikit di antaranya yang sanggup jua menghantarkan pesan.
1420018988294517765
Piyathida Woramusik yang memerankan Mat, dan Jirayu Tangsrisook sebagai Tan

Film berjudul “Timeline ‘Letter & Memory’” (ada 2 film Thailand yang berjudul Timeline, yang satunya dirilis tahun 2013 bertemakan kehidupan sekelompok gay) ini dirilis perdana pada 13 Februari 2014 di Thailand, dan di Indonesia sendiri sempat diputar di bioskop-bioskop pada bulan Mei 2014. Disutradarai oleh Nonzee Nimibutr yang dikenal setelah membesut ‘Nang Nak’, ‘The Tsunami Warrior’ dan ‘Distortion’. Film yang dibintangi oleh Jirayu Tangsrisook (Tan), Jarinporn Joonkiat (June), dan Piyathida Woramusik (Mat, ibu Tan) ini, mengisahkan kehidupan seorang pemuda dengan dua perempuan hebat di sisinya.

Timeline merupakan sebuah film drama yang secara khusus berusaha memanfaatkan Facebook sebagai medium penyampaian. Muara ceritanya melibatkan video, foto, status, hingga friend request sebagai media cerita. Film ini berpusat pada sosok Tan yang beranjak dewasa dan memasuki fase perkuliahan, di mana ia memutuskan tidak mengikuti impian Ibundanya agar kuliah di Jurusan Pertanian. Tan — tanpa sepengetahuan Mat, mendaftar sebagai calon mahasiswa Seni Rupa dan Desain di Bangkok. Sebuah keputusan yang pada akhirnya Tan sesali karena di masa itu, bujuk rayu sahabat-sahabatnyalah yang membuatnya memilih berkuliah jauh dari Ibundanya yang hidup seorang diri di Chiang Mai.
14200191291437339424
Delapan belas tahun sudah Mat menjanda setelah suaminya meninggal ketika Tan dalam kandungan. Menjadi Ibu sekaligus kepala keluarga yang bekerja demi putra satu-satunya. Mat mengelola perkebunan warisan mendiang suaminya dengan susah payah. Seringkali dirinya dibantu oleh Watt, juragan perkebunan yang sebetulnya menaruh hati pada Mat. Kondisi perkebunan yang tidak menentu memaksa Mat bekerja lebih keras untuk senantiasa menjaga pemasukan keuangan, terlebih sejak Tan kuliah. Situasi ini diperparah dengan fisik Mat yang melemah karena bekerja terlalu keras. Mat bahkan harus dirawat di Rumah Sakit, sebuah masa titik balik yang menyebabkan Tan berubah menjadi lebih dewasa dari sebelumnya.
14200192361349734579
Tan bersama Orn, kakak kelas yang disukainya
Selama berkuliah di Bangkok, Tan dekat dengan dua orang perempuan yang mewarnai hari-harinya. Yang pertama adalah Orn, kakak tingkat yang empat tahun lebih tua darinya. Demi Orn, Tan rela mengubah dirinya sendiri. Perubahan laiknya cowok masa kini demi mengejar sang pujaan hati *ceilaaah*, Tan membohongi dirinya sendiri untuk bergabung dengan klub Film semata-mata agar bisa mendekati Orn. Pada akhirnya Orn memang tidak menaruh hati pada Tan dan kisah cinta ini berakhir dengan Tan yang mulai terbiasa mabuk untuk melampiaskan kepiluannya.
1420019391755755588
June dan Tan ketika pertama kalinya berkenalan
Lalu, June? Saya harus memberi kredit khusus untuk Jarinporn Joonkiat yang sangat keren memerankan gadis ini. Pertemuan June dengan Tan betul-betul tidak disengaja, keduanya terlambat hadir pada Orientasi Kuliah di hari perdana. Tapi, katanya jodoh memang seringkali bertemu sebab hal-hal tidak terduga seperti itu, bukan? Keduanya semakin dekat setelahnya, tetapi saat June menyadari dia menyukai Tan, ternyata Tan sedang terjangkit sindrom DKT (Demen Kakak Tingkat) kepada Orn yang notabene masih sepupunya. Ada masa-masa yang, uh, diwarnai kesedihan yang teramat dalam. Si June ini tahu, Tan menaruh hati dengan Orn, tetapi itu tidak lantas membuat June terpuruk lantaran cinta yang bertepuk sebelah tangan. June berupaya keras untuk tetap memberikan yang terbaik agar Tan bahagia walau June tahu itu bisa menyakiti hatinya sendiri. Ada momentum ketika Tan kangen tumis benih labu masakan ibunya, dan June seketika berlatih memasak tumis tersebut demi Tan. Masakan tersebut berhasil dibuat setelah sebelumnya berkali-kali gagal, tetapi June tidak dihargai dan memutuskan batal memberikan makanan tersebut untuk Tan. Cinta memang membutakan, tetapi orang seringkali memilih menjadi buta asalkan itu mendekatkannya dengan cinta.
14200193651614193602
June dan Tan
Film ini memiliki beberapa peristiwa penting yang bisa membuat pemirsa geregetan atau bahkan menitikkan air mata. Semasa awal kedatangannya di Bangkok, Tan kurang beruntung karena memiliki sahabat satu kosan yang menyeretnya kepada hal-hal konyol dan negatif seperti gonta-ganti pacar, minum minuman keras di diskotik, dan bergaya hidup hedon. Sebuah ketidakberuntungan yang sebetulnya akrab pula dijumpai di Indonesia, saat pemuda lugu dari kampung “salah gaul” dengan kawan-kawan barunya di kota yang berpotensi mengarahkan masa depan ke arah yang tidak lebih baik. Momentum mengharukan sendiri datang ketika Tan menemukan tumpukan surat, berisi curahan hati Ibundanya menghadapi pahit manis kehidupan untuk menyediakan kebahagiaan bagi satu-satunya buah hati yang dimiliki. Ketegaran bertahun-tahun yang Mat salurkan dengan menulis, di kemudian hari Tan sadar harus melunakkan egonya pascamembaca surat-surat tersebut. Peristiwa mengharukan lainnya ketika Tan stalking linimasa Facebook Kapong — nama anjing kecil yang Tan temukan kemudian June rawat. Ini adalah klimaks cerita, tidak akan seru bila saya bocorkan hal apa yang Tan temukan di Facebook buatan June ini. Dua peristiwa terakhir mengungkapkan kisah yang sama, perempuan senantiasa ingin terlihat kuat di depan lelaki yang dicintainya, tetapi sedemikian keras ia memendam harus ada pelampiasan seperti dengan menuliskan ceritanya. Dan satu kesimpulan tambahan : lelaki itu memang, ya, payah sekali jikalau berurusan dengan kode, isyarat, dan ragam bahasa tersirat.
14200195372122345765
Salah satu scene manakala Tan dan June terpaksa menghabiskan malam di pulau kecil
Aku mau bilang, di masa yang lalu
aku bisa mengenalmu
Saat kita melakukan hal-hal yang engkau suka
… aku merasa senang
Aku berharap semoga hidupmu menyenangkan,
bisa melakukan apa yang engkau inginkan
Jika ada hari itu,
aku pasti akan merasa sangat senang
Aku amat senang bisa mengenalmu,
memiliki kesempatan bertemu,
dan kesempatan mencintai,
meski ini hanya di pikiranku saja (video terakhir June kepada Tan)
Percakapan di awal tulisan ini adalah obrolan Mat dengan sang suami di awal masa pernikahan. Ayah Tan mengajarkan Mat satu hal penting, untuk menghadapi kehidupan tanpa ketergantungan terhadap sesuatu secara berlebihan. Hal ini diturunkan pula oleh Mat kepada Tan sedari kecil, kemandirian dan optimisme hidup sebagai modal dasar seseorang hidup dan memiliki arti hidup. Tan sendiri pernah mengalami masa di mana ia tak tahu apa tujuan hidupnya, selain dia enggan bertani di kampung. Sampai akhirnya June menuntun Tan memaknai hidupnya, bahwa arti sejati kehidupan ialah tatkala kita melakukan apa-apa yang kita sukai. Salah satunya, dengan mewujudkan impian orang yang kita cintai.
14200194742011384128
Pemandangan alam kerap disuguhkan sepanjang film
Meskipun mengambil judul dan plot yang berkaitan dengan Facebook, agaknya pembuat film kurang memperhatikan detail. Timeline yang harusnya bisa membuat pemirsa terlibat emosinya — dengan asumsi semua pemirsa punya akun Facebook dan memahami fitur-fiturnya, menjadi kurang maksimal sebab koneksi cerita dengan Timeline Facebook hanya serius ditunjukkan di akhir film. Padahal banyak sceneyang menggunakan telepon, sms, chatting, update post, hingga melihat video di Youtube. Akan lebih baik, manakala percakapan di telepon, chat, email, dan sms, mamanfaatkan semua fitur Facebook. Ini memang akan menyebabkan film terlihat Facebook-sentris, tetapi risiko ini harusnya disadari ketika pembuat film memutuskan membuat film yang bertema Facebook. Dan bila ada yang bertanya, mengapa mengambil judul “Timeline”? Silakan tonton film ini sampai selesai.
14200197541505530706
June yang berhasil mencapai salah satu mimpinya, studi sekaligus traveling ke Jepang, kalau tidak salah ini scene di sekitar Toyama
Film ini tidaklah sempurna, tetapi cerita berdurasi 130 menit ini banyak memberikan pelajaran bagi pemirsanya. Film ini mengajarkan betapa hebatnya perjuangan seorang Ibunda untuk membahagiakan sekaligus mensukseskan anaknya, meskipun ini harus ditebus dengan pengorbanan perih. Mat memiliki rumah dan kebun yang merupakan amanah dari sang suami untuk ia jaga juga kelola, ia sangat ingin Tan berkuliah di Jurusan Pertanian yang kampusnya lebih dekat dengan rumah dan kebunnya. Sebab cepat atau lambat kebun itu akan diwariskan kepada putra satu-satunya itu. Namun, Mat sadar bahwa putranya harus melihat luasnya dunia, meskipun ia sangat khawatir Tan bisa salah pergaulan di Bangkok nantinya. Film ini juga memberikan pelajaran tentang arti mencinta. Mencintai itu bukan perkara sederhana supaya dicintai balik tapi bagaimana memberikan yang terbaik. Seperti June yang memberikan waktunya, tenaganya, materinya, pikirannya, dan hatinya untuk membahagiakan Tan tanpa berupaya mengubah dirinya sendiri. Sedangkan Tan, dia memang berkorban tetapi ia selimuti kebohongan agar disukai balik oleh Orn. Hasil kedua upaya mencintai ini pun berbeda, yang bertahan ialah yang sejati dan yang palsu akan mati.
1420019933358713188
Poster Film